
Menjaga Adab dan Akhlak: Islam Melarang Mengolok-ngolok Orang Lain
Dalam ajaran Islam, menjaga lisan dan sikap terhadap sesama merupakan bagian penting dari pembentukan akhlak mulia. Setiap perkataan dan perilaku yang dilakukan seseorang tidak hanya berdampak pada hubungan sosial, tetapi juga memiliki konsekuensi di sisi Allah SWT.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Wahb bin Munabbih dalam kitab Hilyatul Auliya’, Jilid 4 halaman 51, yang menegaskan bahwa:
“Sesungguhnya dosa terbesar di sisi Allah setelah menyekutukan Allah adalah mengolok-ngolok orang lain.”
Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh student agar senantiasa berhati-hati dalam bertutur kata dan bersikap, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Mengolok-ngolok orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat melukai perasaan, merusak persaudaraan, serta menumbuhkan sikap sombong dan tidak peduli terhadap sesama.
Sebagai pelajar SMP dan SMK, menanamkan adab yang baik sejak dini sangatlah penting. Menghormati teman, menjaga ucapan, serta menghindari perilaku merendahkan orang lain merupakan bagian dari proses pembentukan karakter yang kuat dan berakhlak mulia. Sikap saling menghargai akan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.
Melalui pengingat ini, diharapkan seluruh student dapat semakin menyadari pentingnya menjaga lisan dan perilaku sebagai wujud keimanan, kedewasaan, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan sehari-hari.
#AkhlakMulia #JagaLisan #AdabPelajar #PendidikanKarakter #NilaiIslam #PelajarBerakhlak #RefleksiDiri #SekolahBerkarakter
